RINGKASAN KEBIJAKAN: Penguatan Kredibilitas Anggaran Air Minum,Sanitasi, dan Pengelolaan Sampahdi Provinsi Nusa Tenggara Barat

256

Ringkasan Ekskutif
Analisis kredibilitas anggaran sektor Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) di Provinsi Nusa
Tenggara Barat menunjukkan kinerja yang tergolong baik dengan tingkat deviasi rata-rata 9,5%
selama periode 2019-2023, memenuhi standar “good practice” PEFA (Public Expenditure and
Financial Accountability). Namun, terdapat disparitas signifikan antar-bidang: sanitasi (11,6%) dan
air minum (11,3%) berada pada kategori “basic minimum standard”, sementara persampahan
(9,5%) mencapai kategori “good practice”.
Meskipun kredibilitas anggaran secara agregat baik, alokasi anggaran WASH yang sangat
terbatas—hanya 0,64% dari APBD tahun 2023 (Rp 36,5 miliar)—menjadi tantangan utama dalam
mempercepat pemenuhan akses universal. Provinsi NTB masih menghadapi kesenjangan: hanya
83,12% rumah tangga memiliki akses air minum layak (2023), dan cakupan penanganan sampah
baru mencapai 49,64% dari target 70%.
Rekomendasi strategis mencakup: (1) peningkatan alokasi anggaran WASH secara progresif
menuju 3% APBD; (2) penguatan koordinasi antar-kabupaten/kota untuk pengelolaan WASH
regional; (3) perbaikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran; dan (4)
optimalisasi inovasi daerah dalam tata kelola WASH.

DOWNLOAD RINGKASAN KEBIJAKAN