KUNJUNGAN BELAJAR KE SKPD MITRA STRATEGIS FITRA NTB

240
Tim FITRA NTB foto bersama dengan Tim Biro AP & ULP-LPSE NTB
Tim FITRA NTB Belajar Sistem Pengendalian Anggaran ke Biro AP Provinsi NTB
Pada 25 Maret 2015, Tim FITRA NTB berkunjung ke Ruang Biro Administrasi Pembangunan (AP) dan ULP-LPSE Pemprov NTB  untuk memperdalam praktek inovasi reformasi birokrasi mengenai pengendalian dan percepatan penyerapan anggaran di lingkup Pemprov NTB. 

Selama lebih kurang 2,5 jam, Tim FITRA NTB berdiskusi dan berbagi knowledge dengan Tim Biro AP, yang dipimpin langsung oleh Kepala Biro AP dan ULP-LPSE NTB, IGB Sugiharta.

Sebelumnya, FITRA NTB telah mendorong inisiatif untuk memperbaiki pengendalian dan percepatan kegiatan APBD di lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Diantaranya, dengan memfasilitasi pihak Pemprov NTB untuk mengadopsi penerapan Format Kendali Hulu-Hilir yang diterapkan di Aceh oleh Unit P2K (Pengendalian dan Percepatan) Kegiatan APBD di Pemprov Aceh.

Setelah satu berjalan, dipandang perlu untuk melakukan pendalaman dan menyerap pembelajaran dan best practices kegiatan pengendalian anggaran ini dari pihak Biro AP Pemprov NTB sebagai SKPD Teknis yang bertugas melakukan pengendalian.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Jenderal FITRA NTB, Ervyn Kaffah mendorong Biro AP NTB untuk mulai melakukan pengendalian pelaksanaan proyek di lapangan, yang dinilai selama ini masih minim. Ia juga menekankan perlunya pemerintah semakin memperbaiki penyediaan informasi bagi publik dengan menyediakan informasi yang mudah dicerna dan sesuai kebutuhan masyarakat sehingga kinerja pelaksanaan kegiatan APBD, realisasi keuangan dan fisik, kemajuan pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah dapat diakses dengan mudah.

Menyambut harapan FITRA NTB, BIRO AP Setda Pemprov NTB menyatakan siap melaksanakan Monev Substantif pelaksanaan di lapangan paling tidak untuk 269 paket proyek strategis NTB tahun ini, asal dukungan anggarannya juga memadai. Biro AP NTB juga berharap publik dapat menyampaikan kepada pihaknya bila ada informasi yang ternyata dibutuhkan masyarakat namun belum tersedia, sehingga dapat diperbaiki. Selama ini, informasi mengenai Kegiatan APBD itu tersaji dalam Website Biro AP cukup dengan meng-click-TV MONITOR TEPPA NTB. Informasi mengenai pengadaan Barang/Jasa juga tersedia dalam aplikasi SIRUP dalam website yang sama.

Dari hasil kunjungan belajar ini, FITRA NTB mencatat bahwa di sisi hulu, masih diperlukan efektivitas percepatan pelaksanaan tender, agar anggaran tidak numpuk akhir tahun. Tender terlambat, anggaran numpuk akhir tahun, berkorelasi dengan birokrasi makan gaji buta 6 bulan pertama setiap tahun, rentan korupsi (kehati2an lemah, rekening tampungan, proyek fiktif, dll), sektor riil daerah lamban (pengusaha pengadaaan, pedagang distributor bahan, tukang-buruh, dlsb libur 1/2 tahun), dan yang pasti pelayanan publik terhambat (fasilitas publik lamban difungsikan, dll). Karena itu perlu dilakukan assessment lebih mendalam untuk memetakan masalah yang dihadapi.


Berita terkait:
http://mediagardaasakota.blogspot.com/2015/03/fitra-ntb-dorong-biro-ap-laksanakan.html
http://lomboknews.com/2015/03/26/269-paket-proyek-strategis-ntb-dikendalikan/
SJBKJADBKH