Menambal Kebocoran Retribusi Pasar Kota Mataram

690
Photo by Dinas Ketahanan Pangan Prov. NTB

Kontribusi retribusi pasar secara kumulatif terhadap Retribusi Daerah Kota Mataram tergolong signifikan, baik Retribusi Pelayanan Pasar maupun Retribusi Pasar Grosir dan/Pertokoan. Rata-rata kontribusinya setiap tahun mencapai 24,4%, atau yang terbesar kedua setelah Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan (26,4%). Meskipun menjadi salah satu penopang utama pendapatan Retribusi Daerah, namun rata-rata pertumbuhan tahunannnya cenderung kecil. Sehingga upaya peningkatan kinerja retribusi pasar akan berdampak cukup signifikan terhadap peningkatan PAD, atau  tingkat kemandirian daerah dalam membiayai pelayanan publik dan program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tabel 1. Perbandingan Rata-rata Kontribusi, Realisasi dan Pertumbuhan 5 Objek Retribusi Daerah Utama Kota Mataram Tahun 2016-2021

No.Retribusi DaerahKontribusi terhadap PADCapaian RealisasiPertum-  buhan
1.Pelayanan Kesehatan17,1%100,6%(1,7%)
2.Pelayanan Persampahan26,4%88,1%0,1%
3.Pelayanan Parkir11,3%29,8%18,7%
4.Pelayanan Pasar19,8%84,9%5,7%
5.Pasar Grosir dan/ Pertokoan4,6%75,8%6,6%
6Lainnya20,8%  
Sumber: LKPD Kota Mataram, diolah.

Analisis ini bertujuan untuk menilai kinerja pendapatan retribusi pasar di Kota Mataram. Selain itu ingin membandingkan perubahan pendapatan retribusi pasar sebelum dan setelah perubahan tarif retribusi diberlakukan, serta memproyeksikan potensi kebocoran retribusi pasar Kota Mataram.

DOWNLOAD Menambal Kebocoran Retribusi Pasar Kota Mataram

SJBKJADBKH